CULINARY Indonesian Jakarta

BUBUR AYAM BARITO PAK AGUS

Bubur barito sudah gw kenal sejak gw kecil, sekitar umur gw 5-10 tahun. Dan berhubung gw udah lama banget gak mikirin ini bubur, gw pun jadi lupa tentang bubur fenomenal ini.

Sebenernya apa sih yang bikin fenomenal? yang pasti rasa nya enak, tekstur bubur oke, topping bubur banyak, harga terjangkau. Gak heran dari dulu tenda bubur barito selalu ramai, entah didalam tendanya atau dekat tenda. Karena banyak mobil yang parkir disekitar tenda, minta buburnya diantar makan di mobil.

Kalau makan di tenda, kapasitas bangkunya tidak banyak, jadi ngantri soalnya rame banget pengunjungnya, panas, sedangkan kalau orang makan dimobil kan enak duduk, lega, adem ada AC. Tenda bubur ini tepatnya berada di Jalan Gandaria Tengah 3, Jakarta Selatan.

Gw dan Mr. V parkir agak jauh dari tenda, jadi gak mungkin gw minta anter ke mobil. Lagi pula gw mau menilai ambience di dalam tenda.

Tampak Depan Tenda Bubur Ayam Barito Pak Agus
Tampak Depan Tenda Bubur Ayam Barito Pak Agus

Kita datang sore-sore, dan bangku pun penuh semua, mobil ramai berparkir ria di depan tenda. Di spanduk tertulis kalau tidak ada cabang lain, jadi kalau mau makan ya harus ke daerah barito jaksel.

Semua Antusias Makan Bubur Barito
Semua Antusias Makan Bubur Barito

Tendanya terlihat kecil, tapi sebenarnya dia punya 2 tenda yang berjarak beberapa meter. Tenda yang ini adalah tenda yang tanpa gerobak. Kalau tenda yang ada gerobaknya itu tenda sebelahnya, kalau mau bayar juga mesti ke tenda yang ada gerobaknya, disana ada pegawai yang siap menjadi kasir, kasirnya pun dibawah pohon rindang (hati-hati mas uangnya terbang kalau ketiup angin hahaha).

20160228_175822 edited
Ngantri Bubur Sambil Liatin Bubur Orang
20160228_175826 edited
Ramai banget

Setelah dapet tempat, karyawan pun banyak yang mondar mandir anter bubur ataupun mencatat orderan makanan. Kita langsung stop-in dia dan bilang mau pesen 2 bubur. Kalau gw maunya bubur tanpa kuning telur mentah, kalau Mr. V pesan bubur yang dibawahnya dipakai kuning telur mentah.

BUBUR AYAM BIASA (IDR 15,000)

Bubur Ayam Biasa
Bubur Ayam Biasa

Ini pesanan gw, topingnya super melimpah. Daging ayam rebus yang masih putih, potongan besar-besar. Cakwe, Cheese Stick, Seledri, dan Tongcai. Porsi sedang, tidak banyak dan juga tidak sedikit. Puas banget deh. Kalian tidak akan menemukan kerupuk orange seperti ditukang bubur pada umumnya. Disini garing-garingnya diganti dengan cheese stick. Dan pastinya rasa lebih enak pakai cheese stick daripada kerupuk orange. Tekstur bubur nya enak, kekentalan pas, tidak encer seperti bubur di resto chinese food, juga tidak kental seperti nasi sih, pokoknya pas.

BUBUR AYAM + KUNING TELUR (IDR 18,000)

Bubur Ayam + Kuning Telur
Bubur Ayam + Kuning Telur

Kuning telur berada dipaling bawah, mesti diaduk biar tercammpur antara bubur dan kuning telur. Kuning telurnya masih mentah, tapi begitu dicampur dengan bubur yang panas, langsung mateng. Bau amis pun gak ada.

Bubur Ayam + Kuning Telur yang Sudah Dicampur
Bubur Ayam + Kuning Telur yang Sudah Dicampur

Gw bukan pencinta makan bubur lalu diaduk-aduk seperti diatas. Tapi karena berhubung ini bukan gw yang makan (tapi Mr. V), dan lagi pula ada kuning telur yang mengharuskan teraduk supaya tercampur dengan bubur.

ES TEH TAWAR (IDR 5,000)

Kalau mau bawa minum sendiri gw sarankan bawa aja dari luar. Gw pesan es teh tawar, dan itu lama banget, bubur mau habis, minumnya baru dateng.

Apa akan re-visit kesini lagi? Tentu saja, tidak usah dijelaskan lagi.

Grand total makan di Bubur Barito Pak Agus? IDR 33,000 (tidak ada service charge dan tax).

logo

creative wordpress theme

Taste
Price
Comfort

Write a comment

error: Konten diproteksi!!